Pengalamanku

Hai aku Sella Monika mahasiswi semester 6 di IAIN Pontianak tepatnya di prodi PGMI. Pengalamanku selama menjadi mahasiswa PGMI banyak sekali. Pada tahun 2020 itu adalah tahun pertamaku berkuliah dan pada saat tahun itu juga aku pertama kali berkuliah secara online yang dikarenakan corona atau covid-19. Selama berkuliah di jurusan PGMI aku berpikir aku hanya akan mempelajari tentang pelajaran anak SD. Ya memang aku mempelajari tentang pelajaran anak SD tetapi tidak hanya itu, aku juga dituntut untuk membuat RPP,praktek mengajar, dan magang ke sekolah. Pada semester awal aku berpikir kenapa orang berkata kuliah itu sulit? Padahal kupikir biasa saja. Tetapi setelah menginjak di semester 5 aku mulai mengerti mengapa orang berkata kuliah itu sulit bahkan ada yang berhenti ditengah jalan. Belum lagi tugas dari tiap dosen yang berbeda dan deadline yang berdekatan sehingga hampir begadang setiap hari untuk mengerjakan tugas-tugas tersebut. Orang berpikir kuliah di PGMI tugasnya tidaklah sulit, toh hanya mengajar anak SD. Awalnya aku juga berpikir begitu tetapi setelah aku kuliah di jurusan PGMI aku baru tau sebelum kita mengajar kita harus membuat rencana pelaksanaan pembelajaran atau yang di sebut RPP. 

Disaat semester awal aku sedih karena harus berkuliah secara daring (online) tetapi setelah aku berada di semester 3 aku merasa sudah nyaman dengan perkuliahan online ini,karena aku tidak perlu datang kekampus pagi-pagi. Dan di saat disemester 4 mulai ada beberapa dosen yang meminta untuk kuliah offline. Sedikit senang karena akan bertemu teman-teman, namun ya jadi harus bangun pagi-pagi agar tidak terlambat.
Pada saat semester 5 ternyata sudah full offline, tidak begitu kaget karena saat semester 4 pun sudah pernah kuliah offline. Tetapi yang membuat sedikit kaget yaitu kami harus praktek mengajar dan mengajar ini adalah nilai UAS kami yang berarti aku harus melakukan dengan sungguh-sungguh. Sempat berpikir apakah aku bisa? Belum lagi harus membuat RPP di setiap mata kuliah, rasanya sulit. 





Komentar